Jangan Berlebihan Dalam Menghukum
Pada zaman dahulu ada seorang saleh yang selalu beribadah kepada Tuhannya. Pada suatu hari dia melakukan sebuah perjalanan atas ilham dari Tuhannya, karena perjalannya begitu jauh dan melelahkan maka diapun membawa serta beberapa orang temannya. Readmore...
Kisah Seorang Bocah dan Pohon Apel
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu, Readmore..
Sejarah Kelam Kota Pompeii
Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun Readmore...
ICE Cream MAGNUM mengandung Minyak BABI
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Conspiracy Illuminati Card Game Telah Merencanakan Gempa dan Tsunami Di Jepang.
Masih ingat dengan pembahasan saya tentang Illuminati Card Game? Sepertinya kartu ini kembali "Meramal". Kali ini tentang bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang 11 Maret lalu.Readmore...
Bayi Berekor 15cm Lahir di China !

Kedokteran di China menemukan kondisi yang tak lazim pada seorang bayi. Pada bagian belakang bayi perempuan berusia 4 bulan tersebut ditemukan ekor sepanjang 12,7 centimeter. Ahli bedah China pun berencana untuk mengoperasi sang bayi.
Seperti diberitakan oleh Anhui Market Daily dan dikutip dari Ananova.com, bayi perempuan yang diberi nama Hong Hong tersebut, dilahirkan dengan ekor di bagian belakang tubuhnya.
Ayah sang bayi, Hou mengatakan, dirinya sangat terkejut melihat kondisi putrinya yang lahir dengan ekor. Dia sebenarnya berniat untuk memotong ekor tersebut sesaat setelah putrinya lahir, tapi dokter melarangnya.
"Saya ingin memotongnya sesaat setelah dia dilahirkan, tapi dokter menyarankan kami untuk menunggu, katanya bayi yang baru lahir terlalu lemah untuk menjalani operasi," tutur Hou yang tinggal di kota Lixing, provinsi Anhui bagian timur, China.
Sang Ayah pun dengan rutin memeriksa ekor tersebut. Dia berharap agar ekor tersebut cepat mengecil tapi ternyata yang terjadi justru sebaliknya. Saat ini ekor tersebut tumbuh dua kali lebih besar dari sebelumnya.
"Tumbuh lebih besar dan lebih besar," ucapnya.
Para dokter di Rumah Sakit Anak Provinsi Anhui menyatakan, pihaknya cukup terkejut dengan kasus yang menimpa si bayi. "Kasus seperti ini sangat jarang terjadi, perbandingannya sekitar satu sejuta. Kami belum pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya," ujar salah satu dokter di RS tersebut, Dokter Sun Jun.
Hasil pemeriksaan X-ray menunjukkan bahwa kulit tambahan tersebut terhubung dengan tumor lemak yang berada di tulang belakang di bayi. Dokter Sun menyatakan, operasi sang bayi berjalan sukses, namun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah diperlukan perawatan lebih lanjut.
Sumber
Mumi Ditemukan di Sungai Selangis !

Warga Kota Pagaralam, Sumatra Selatan (Sumsel), menemukan benda berbentuk mumi di Sungai Selangis Dusun Gunung Ilir, Kecamatan Dempo Utara. Penemuan itu tidak jauh dari batu megalit kerbau. Posisi benda tersebut tertimbun tanah dan muncul akibat tanah terkuras air sungai saat terjadi banjir di sekitar sawah milik warga setempat.
Menurut Irumsyah sang pemilik sawah, benda itu ditemukan sepasang bentuknya hanya tampak berwujud kepala dan setengah badan. Sedangkan satu lagi berbentuk seperti perahu, dengan ukuran tinggi sekitar 20 centimeter (cm) diameter 15 cm memiliki berat sekitar 1 kilogram. Ia mengatakan, benda berbahan mirip kayu yang sudah mengering diolesi pernis itu, tampak mengkilat dan bila difoto menggunakan kamera seluruh bagian seperti diselimuti lapisan lemak.
Awal penemuan batu ini, menurut dia, melalui mimpi akan terjadi musibah tanah longsor. Kemudian akan ada benda muncul tepat berada di lokasi tersebut. Sesuai firasat mimpi, memang terjadi banjir yang disertai longsor cukup besar dan tidak jauh dari megalit batu kerbau, muncul dua buah benda yaitu satu berbentuk badan manusia menyerupai mumi dan satu lagi seperti perahu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Senibudaya Syafrudin mengatakan, penemuan sudah sering terjadi terutama batu megalit di daerah Pagaralam. Bahkan ada sebagian yang sudah dilakukan pelestarian dengan memagar keliling, namun sebagian lagi masih terbentur dana. Roy Lastiko - klikp21.com
TKP
Batu Menangis Ditemukan di Jombang !

Popularitas dukun cilik Muhammad Ponari,10, warga Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, yang mampu menyedot puluhan ribu pasien mendapat pesaing baru lagi.
Setelah Jumat lalu Dewi Sulistyowati,13, warga Dusun Pakel, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo juga mengaku menemukan batu petir yangbisa menyembuhkan. Kini giliran Siti Nurrohmah,32, warga Perumahan Tambakrejo Asri, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang juga mengaku menemukan batu ajaib.
Menurut Siti Nurrohmah, beberapa saat sebelum diambil, batu temuannya sempat merintih, seolah menangis, minta pertolongan. Seperti halnya Ponari,batu milik Siti Nurrohmah kemudian dipakai pengobatan terhadap wargayang berduyun-duyun datang ke rumah Nurrohmah.
Informasi yang dihimpun Surya, penemuan batu itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu istri Sodikun,35, ini menggunakan sepeda motor, mengantarkan anaknya, Naufal Yoga Salsabila,3, di Play Group Al Asna, Dusun Dayu, Desa Tunggorono.
Begitu Naufal memasuki ruang kelas, Nurrohmah menunggu di luar. Ketika menunggu itulah, ibu dua orang anak itu sayup-sayup mendengar suara seperti orang menangis disertai suara minta tolong.
Nurrohmah pun mencoba mencari sumber suara memilukan. Ternyata, suara itu bersumber dari bungkusan kain putih, tak jauh dari sepeda motornya diparkir. Setelah dibuka bungkusan kain putih itu berisi sebuah batu pipih, mirip batu koral, berbentuk oval panjangnya 15 cm dan di tengah agak cekung.
Siti Nurrohmah mengaku, begitu memegang batu itu tangannya gemetaran, seolah ada hawa panas menjalar ke seluruh tubuhnya. Penemuan itu segera tersebar ke sekitar sekolah. Warga pun berdatangan, sehingga jalan raya Dayu macet total.
Polisi yang mendapat laporan kemacetan segera datang dan mengamankan lokasi. Selanjutnya, petugas membawa Siti Nurrohmah beserta batu ajaibnya ke Mapolsek Jombang Kota.
Menurut Siti Nurrohmah, sebelum menemukan batu berbentuk pipih oval itu, tiga hari berturut-turut bermimpi ditemui seorang kakek yang mengaku bernama Mbah Ronggo yang meminta agar dirinya dirawat. Mbah Ronggo dalam legenda warga setempat merupakan orang yang membuka hutan Tunggorono, yang kemudian berubah menjadi Desa Tunggorono.
"Tapi saya menolak. Anehnya, dua hari berikutnya berturut-turut saya mimpi hal sama. Sampai akhirnya saya temukan batu ini," tambah Siti.
Kapolsek Jombang Kota AKP Sumar usai mendapatkan keterangan dariSiti Nurrohmah, kemudian kembali membolehkannya pulang. "Kita hanya meminta keterangan. Tak ada alasan untuk menahan atau mengamankanbatu temuannya," ujarnya.
Saat di rumah, temuan batu itu diceritakan kepada tetangganya. Salah seorang tetangga, Mukarto minta agar dicoba untuk penyembuhan, dengan cara dicelupkan ke dalam air putih seperti pengobatan ala Ponari.
Sementara itu, praktik pengobatan Slamet,52 ayah Dewi Sulistyowati,12,yang diisukan menemukan batu pasangan dari batu milik Ponari di Dusun Pakel, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, sejak ditutup atas tekanan warga setempat, tidak banyak didatangi pengunjung.
Warga menuding Slamet melakukan penipuan dan mendompleng ketenaran dukun cilik Ponari, demi mendapatkan keuntungan materi. Indikasinya, Slamet tak memperlihatkan batu yang konon ditemukan anaknya kepada masyarakat serta tidak pernah menyertakan Dewi dalam pengobatan.
TKP
Ditemukan Air Pohon Penyembuh di Jombang ( Heboh ! )

Sebuah sumber air yang muncul dari kubangan bekas pohon tumbang di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang, sejak beberapa hari ini menjadi rebutan warga untuk diminum. Warga percaya, air tersebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
Kubangan itu sendiri muncul sejak Sabtu lalu, menyusul tumbangnya sebuah pohon besar yang oleh warga setempat dinamai pohon iprik atau beringin karet (Ficus retusa). Pohon besar tersebut tumbang setelah terkena angin puting beliung.
Sholeh, salah satu warga mengatakan, sehari setelah tumbangnya pohon, pada kubangan atau lubang bekas pohon tumbang itu muncul sumber airdari bagian bawah pohon atau akar pohon. “Kami berpendapat jika meminum air itu maka segala penyakit bisa sembuh. Awalnya, saya terkena penyakit linu, tapi setelah meminum air itu, penyakit saya langsung sembuh,” kata Sholeh.
Hal senada juga dikatakan Yusuf, warga setempat. Menurut laki-laki muda ini, berdasarkan cerita turun-temurun, pohon iprik tersebut sudah berusia ratusan tahun. “Konon sudah ada sejak tahun 1800,” tandas Yusuf.
Saat tumbang, imbuh Yusuf, selain memunculkan sumber air, di kubangan juga terdapat batu bata kuno. “Meski airnya kotor, tapi warga nekat meminumnya karena menganggap berkhasiat,” jelas Yusuf.
Yusuf berkisah, puluhan warga mulai menyerbu dan berebut air yangdianggap bertuah itu Selasa lalu. Dengan menggunakan peralatan seadanya, seperti gelas dan botol bekas air mineral, warga mengambil air itu. Bahkan ada yang menampung dalam ember, kemudian dibagi-bagikan kepada kerabat dan teman-teman yang memerlukannya. Juga ada yanglangsung meminumnya walaupun air dari dasar pohon itu keruh.
Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jombang, KH Cholil Dahlan mengatakan, ulah warga tak bisa dilarang. Hanya saja, dia berpesan, kalaupun memperoleh kesembuhan, hendaknya tetap ingat, itu semua hanya sarana. “Jangan sampai menjurus ke syirik. Karena kesembuhan manusia itu tetap Allah yang menentukan,” kata Cholil Dahlan.
Menurut ilmu tetumbuhan, tanaman iprik atau beringin karet memiliki nama ilmiah Ficus retusa. Tidak jelas apakah ada khasiat tertentu dari tanaman ini. Namun, literatur menyebutkan bahwa tumbuhan ini sangat cepat berkembang, batangnya bulat, daunnya hijau lebat dan tersebar, serta tingginya bisa mencapai 17 meter – melebihi tiang listrik. Yang jelas, di kalangan penggemar bonsai, pohon iprik tidak asing lagi. Karena cukup banyak spesies pohon itu yang dijadikan tanaman hias dalam bentuk bonsai.
Sumber
Pohon Raksasa Yang Berdiameter 7,7 Meter !
Makhluk Aneh Muncul dan Gegerkan China !

Sebuah makhluk aneh nan misterius ditemukan oleh seorang nelayan China. Makhluk tersebut sangatlah aneh dan berwujud seperti gabungan antara dinosaurus dan kura-kura.
Sun Yongcheng sedang menangkap ikan di danau Weishan Propinsi Anhui, ketika dikejutkan oleh hasil tangkapan yang tak lazim. Penduduk menamakannya sebagai buaya penyu. Melihat dari bentuknya, diyakini bahwa hewan itu bukan merupakan hewan asli dari daerah tersebut.
Menurut petugas dinas perikanan setempat, spesies aneh itu berasal dari Amerika Utara, dan mungkin saja merupakan binatang peliharaan seseorang yang kemudian terdampar di danau.
Bisa jadi melihat perwujudannya yang tak lazim, makluk aneh seberat 7 kg tersebut bisa membahayakan bagi kelangsungan ekosistem lokal.
“Aku tiba-tiba terkejut ketika sesuatu yang hitam dan besar dan menakutkan tersangkut di jala. Perlu usaha keras untuk mengelurakn hewan tersebut,” kata Sun.
Menurut juru bicara Bro Pemancingan Jining, penemuan ini merupakan kasus pertama yang ditemukan di danau yang menjadi pusat sistem perairan lokal.
“Seseorang mungkin telah membuangnya ke danau, yang sesungguhnya dapat membahayakan ekologi lokal,” tambahnya.
Mahluk - mahluk Mitologi Asli Indonesia !
Orang Pendek adalah hewan kriptid asal Pulau Sumatera dan telah dikenal sejak 100 tahun lalu oleh penghuni hutan, penduduk, kolonis belanda dan ilmuwan. Penelitian menyebutkan bahwaorang pendek adalah primata berjalan yang memiliki sekitar 80 cm dan 150 cm.
Makhluk Mitologi ini sering dijadikan simbol dalam kerajaan2 jaman dulu seperti Mulawarman, dan di Cungkup Sunan Prapen. Lembuswana adalah hewan dengan kepala berbentuk gajahyang menggunakan mahkota yang memiliki sepasang sayap dan di keempat kakinya terdapat cula/taji (red: seperti ayam). Masih menurut mitos penduduk sekitar sungai Mahakam, Lembuswana adalah penguasa sungai Mahakam yang tinggal dan bernaung di dasar sungai Mahakam.
Orang Bati adalah hewan yang berada di legenda Pulau Seram. Hewan ini memiliki tubuh seperti manusia dan bersayap seperti kelelawar. Diceritakan bahwa ia tinggal di gunung Kairatu dan suka menculik anak kecil untuk disantap.
Naga Besukih adalah naga yang diceritakan dalam asal-usul selat Bali. Dalam cerita, Naga ini dapat dipanggil menggunakan genta pemujaan milik Begawan Sidi Mantra. Juga diceritakan bahwa ia dapat mengeluarkan emas dan permata dari dalam sisiknya.
Garuda adalah salah satu dewa dalam agama Hindu dan Buddha. Ia merupakan wahana Dewa Wisnu, salah satu Trimurti atau manifestasi bentuk Tuhan dalam agama Hindu. Garuda digambarkan bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah. Paruh dan sayapnya mirip elang, tetapi tubuhnya seperti manusia. Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi matahari.
Ahool adalah hewan seperti kelelawar raksasa atau beberapa menyebutkan seekor Pterodactilyang tinggal di hutan di Pulau Jawa. Beberapa informasi mengatakan bahwa Ahool memiliki panjang sayap sekitar 3 meter. Pertama kali dijelaskan bahwa ia terlihat di gunung Salak.
Veo adalah hewan kriptid asal pulau Rinca dan digambarkan oleh Carl Shuker dalam buku The Beasts That Hide from Man: Seeking the World's Last Undiscovered Animals mirip Teringgiling tapi ukurannya sebesar kuda.
Ebu Gogo adalah makhluk seperti manusia yang muncul pada mitologi penduduk pulau Flores, Indonesia, yang memiliki bentuk yang mirip dengan leprechaun atau peri. "Orang kecil" tersebut dikatakan memiliki tinggi satu meter, ditutupi rambut, periuk-berperut, dan dengan telinga yangmenjulur. Mereka berjalan agak kikuk dan sering "berbisik" yang dikatakan sebagai bahasa mereka. Penduduk pulau juga berkata bahwa Ebu Gogo dapat mengulangi apa yang mereka katakan.
Warak Ngendog adalah hewan mitos yang digambarkan seekor badak membawa telur di punggungnya. Bagian-bagian tubuhnya terdiri dari Naga (Cina), Buraq (Arab) dan Kambing (Jawa). Biasanya dijadikan maskot dalam acara Dugderan yang dilaksanakan beberapa hari sebelum bulan puasa.
Patung 200.000 Tahun Ditemukan di Bulan !

Sebuah catatan saintis baru saja dirilis yang membuktikan bahwa permukaan bulan pernah dihuni kehidupan cerdas. Hal itu dibuktikan dari penemuan sebuah arca 10 inci di atas batu karang bulan.
Pakar Geologi Dr. Morris Charles mengungkapkan beberapa waktu lalu bahwa para ilmuwan daru laboratorium NASA telah membawa sebuah batu dari misi Apollo 11 40 tahun silam, tahun 1969. Dr. Charles adalah seorang ilmuwan dari NASA selama 23 tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri. Tapi ia tetap menjaga hubungan dengan lembaga tempat ia bekerja dulu.
“Figur arca itu menggugah rasa keingin tahuan kita. Artinya pada suatu waktu atmosfer di bulan sangat mendukung kehidupan. Lebih dari itu, arca itu juga menunjukkan dari rasa estetika seni yang indah dari orang-orang yang membuatnya,”kata Dr.Charles kepada reporter.
Arca yang disebut sebagai “Angel” atau bidadari itu terbuat dari kombinasi besi khusus ditemukan ekslusif di sebuah tempat di ketinggian di bulan. Angel adalah arca bersosok perempuan memiliki sayap di bagian belakang dan rambut bergelombang panjang.
Ada kemungkinan arca angel didatangkan dari planet lain. Berdasar analisis kimia logam, pakar Geologi menduga bahwa arca itu berusia lebih dari 200.000 tahun, yang berarti kemungkinan ia dibuat 170.000 tahun sebelum spesis manusia muncul di bumi.
Dr. Miles Fredericks dari Universitas New York menyebutkan teori tentang legenda orang Sumeria yang menyebutkan Annunaki, dewa-dewa bersayap, yang berasal dari abad 18 SM. Mungkin orang Sumeria pernah dikunjungi penghuni bulan, yang sosoknya dijadikan imej dari arca Angel.
Walaupun banyak yang memikirkan misteri figur Angel tetapi sebagian orang menyayangkan mengapa rahasia itu disimpan begitu lama. “Artifak ini telah menjadi rahasia umum di kalangan dalam NASA selama bertahun-tahun. Tapi pejabat tinggi NASA menyimpan rahasia ini untuk mencegah kepanikan dunia. Saya sendiri mendapat bocoran dari orang yang identitasnya dirahasiakan,”kata Dr.Charles.
Secara resmi NASA membantah laporan Dr.Charles. Arca itu dipamerkan pada fotografer dan wartawan di sebuah tempat tertutup.
Sumber
Inilah Patung-patung Tertinggi di Dunia

Garuda Wisnu Kencana merupakan patung Dewa Wisnu yang sedang mengendarai garuda. Patung ini nantinya setelah selesai akan menjadi patung terbesar dunia dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter dan akan mengalahkan patung liberty.

Monumen Jalesveva Jayamahe yang terletak di ujung Utara Surabaya merupakan patung dengan sosok Perwira TNI Angkatan Laut. Kata Jalesveva Jayamahe itu sendiri merupakan semboyan dari TNI-AL yang memilki arti di laut kita jaya. Ketinggian keseluruhan monumen ini mencapai 60,6 m.

Patung Yesus Memberkati merupakan patung Yesus tertinggi di kawasan Asia sampai Eropa dan kedua tertinggi di dunia setelah "Christ the Redeemer Statue" (Patung Kristus Penebus di Brazil). Patung ini memiliki tinggi 30 meter dan 20 meter untuk penopang. Patung ini terletak di kota Menado, Sulawesi Utara

Sebenarnya patung ini bernama Patung Dirgantara yang menggambarkan manusia angkasa, yang berarti menggambarkan semangat keberanian bangsa Indonesia untuk menjelajah angkasa. Tinggi patung 11 meter, sementara tinggi voetstuk (kaki patung) 27 meter. Patung ini terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta.

Patung Dewi Kwan Im ini merupakan Patung Dewi Kwan Im tertinggi di Indonesia dengan tinggi 22,8 meter. Patung ini terletak di Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Sumber


